Halaman
Sejarah
Permasalahan dan issue strategis daerah yang tercantum di dalam RPJMD Kabupaten Bandung tahun 2021-2026, pada bidang kesehatan terdapat lima masalah pokok yaitu belum optimalnya pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin, belum meratanya kuantitas dan kualitas fasilitas kesehatan, belum optimalnya manajemen data kesehatan, belum meratanya kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan, belum optilmalnya pengawasan dan pengendalian terhadap faskes swasta dan tradisional.
Upaya yang dilakukan Kabupaten Bandung dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menyusun Rencana Program Strategis Bupati bidang kesehatan salah satunya melalui pembangunan Rumah Sakit Tipe D pada Tahun 2022 dan 2023.
Masih tingginya kasus kematian ibu di Kabupaten Bandung yang membutuhkan sinergitas lagi dari berbagai pihak yang terkait untuk dapat menyelamatkan ibu dan bayi, dalam hal ini perlu ada fasilitas pelayanan kesehatan rujukan dalam hal ini rumah sakit, yang lebih dekat dengan fasiltas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Masih rendahnya akses dan mutu layanan rujukan dengan pembangunan rumah sakit dengan layanan unggulan (Ibu dan Anak, kanker, Tuberkulosis, Cardiovaskuler, Stroke)
Meningkatnya jumlah penduduk yang terjadi setiap tahunnya menyebabkan kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik dan fasilitas kesehatan semakin bertambah khususnya untuk sektor kesehatan. Ketersediaan tempat tidur di Kabupaten Bandung tahun 2022 yaitu sebanyak 1881 Tempat Tidur. Rasio tempat tidur dibanding penduduk di Kabupaten Bandung yaitu 1.881 TT dengan Jumlah penduduk 3.623.790 sekitar 0,52 TT per 1.000 penduduk. Kondisi tersebut masih jauh dari nilai ideal yang ditetapkan oleh WHO, yaitu 1 TT untuk 1.000 penduduk.
Jumlah rumah sakit yang meningkat setiap tahunnya mengindikasikan bahwa semakin perlunya masyarakat akan pelayanan kesehatan. Jumlah rumah sakit yang banyak mempermudah masyarakat untuk melakukan pemenuhan kebutuhannya dalam bidang kesehatan yaitu penyembuhan penyakit dan pencegahan penyakit. Semakin meningkatnya jumlah rumah sakit maka akan meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat dalam kesehatan sehingga angka harapan hidup akan meningkat pula.
Sehubungan dengan kondisi diatas, maka Kabupaten Bandung melaksanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D pada Tahun 2022 yaitu RSUD Bedas Cimaung dan RSUD Bedas Kertasari yang menjadi salah satu Program Strategis Bupati dan Wakil Bupati Bandung Periode Tahun 2021-2026 yang tertuang di dalam RPJMD Kabupaten Bandung Tahun 2021 – 2026.
Adapun peresmian gedung RSUD BEDAS Cimaung dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2023 oleh Bapak Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si. namun karena sarana dan prasarana dan sebagainya masih sangat terbatas, RSUD BEDAS Cimaung belum dapat langsung berfungsi untuk melayani kebutuhan masyarakat. Pada tanggal 14 Maret 2023 rumah sakit memulai operasional dengan pelayanan Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Penunjang Non Medis, Instalasi Rawat Jalan dan Instalasi Rawat Inap.
Seiring dengan penambahan sarana prasarana, Instalasi Rawat inap dapat memulai operasional pada tanggal Maret 2024 dengan jumlah tempat tidur sebanyak 53 TT.